Menu

Sejarah

Pendirian MAN Insan Cendekia berawal dari kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi tinggi pada ilmu pengetahuan maupun teknologi dan sejalan dengan keimanan maupun ketakwaan. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie menginisiasi lewat BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) membentuk STEP (Science and Technology Equity Program). Pada tahun 1996, STEP melekatkan nama SMU Insan Cendekia sebagai nama lembaga pendidikan. STEP memilih lokasi di Serpong (Banten) dan Gorontalo. Tahun 2000, BPPT melimpahkan pengelolaan  SMU Insan Cendekia pada Kementerian Agama. Pelimpahan pengelolaan tersebut, nama SMU berubah menjadi MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Insan Cendekia. Meskipun demikian, ciri dan karakter pendidikan STEP tetap melekat.

MAN Insan Cendekia Kota Kendari mulai dirintis sejak Tahun 2014 bermula dengan MoU antara Kementerian Agama RI dengan Pemerintah Kota Kendari. Sebagai tanda tonggak sejarah pendirian MAN Insan Cendekia Kota Kendari, maka pada hari Senin, 10 November 2014 (17 Muharram 1436 H) dilakukan peletakan Batu Pertama pembangunan MAN Insan Cendekia Kota Kendari yang beralamat di Kelurahan Baruga Kec. Baruga Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Sejak tahun 2016, MAN Insan Cendekia Kota Kendari mulai beroperasi dan melaksanakan Penerimaan Siswa Baru. Selanjutnya Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah melekatkan predikat pada MAN Insan Cendekia Kota Kendari sebagai Madrasah Unggulan dengan standar mutu/kekhasan pengusaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta kuat dalam Keimanan dan Ketaqwaan. Sehingga kehadiran MAN Insan Cendekia di Kota Kendari diharapkan mampu untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mempunyai daya juang tinggi, kreatif, inovatif, proaktif, dan mempunyai landasan iman dan takwa yang kuat.